Proyek Pembangunan Kebun Raya Batam Akan Dilanjutkan

kebunrayabatam

Design of Kebun Raya Batam

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan menyalurkan anggaran Rp63 miliar pada tahun ini untuk kelanjutan pembangunan kebun raya Batam. Sumber dana itu berasal dari anggaran kementerian dalam APBN 2015.

Kepala Dinas Tata Kota Batam Gintoyono Batong mengatakan, anggaran Rp63 miliar itu akan disalurkan untuk melanjutkan, dan memulai konstruksi waduk, serta tempat wisata. Alokasinya Rp33 miliar. Sedangkan sisanya Rp30 miliar, untuk memulai pembangunan zona koleksi tanaman dan akses jalan. Dengan adanya anggaran itu, maka konstruksi Kebun Raya Batam bisa segera dimulai.

Nantinya, kebun raya ini berfungsi sebagai hutan kota dan area rekreasi, yang dibangun diatas lahan seluas 87 hektar, meliputi : taman tumbuhan, taman hiburan, laboratorium botanikal, taman bermain, wahana kereta gantung, dan pusat jajanan makanan.

Menurut data proyek dari BCI Asia, selaku penyedia layanan informasi proyek konstruksi, proyek Kebun Raya Batam ini akan mulai dibangun pada pertengahan tahun ini dan diharapkan dalam 5 tahun kedepan, Kebun Raya Batam sudah dapat dinikmati wisatawan domestik dan manca negara yang berkunjung ke kota industri.

Sumber: www.sindonews.com

Sektor Konstruksi Naik Dua Kali Lipat

JAKARTA – Belanja sektor konstruksi di Tanah Air diperkirakan meningkat hingga dua kali lipat tahun depan seiring rencana pemerintah menggenjot pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia hingga 2019.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membidik pekerjaan jalan baru 2.350 km, jalan tol 1.000 km, pemeliharaan jalan 46.770 km, pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi seluas 37.000 hektare, pembangunan (lanjutan) 21 waduk, hingga sembilan waduk baru.

Kepala Badan Pembinaan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Hediyanto W Husaini, mengungkapkan sektor konstruksi sangat berperan penting dalam perekonomian bangsa. Dengan pertumbuhannya mencapai rata-rata 7 persen per tahun, sektor konstruksi menyumbangkan hingga 10 persen produk domestik bruto (PDB) nasional.

Menurut lembaga riset, PT BCI Asia, memaparkan bahwa untuk tahun 2014 pasar konstruksi di Indonesia hanya tumbuh sebesar 5,74 % atau Rp 390,38 triliun dikarenakan kurangnya penyerapan dan aksi wait and see dari para pelaku usaha.

“Pertumbuhan ini masih bagus dan positif. Jika dilihat dari sektor hotel dan residential yang pertumbuhannya tertinggi dibanding sektor yang lainnya di Indonesia.” Kata Country Manager BCI Asia Indonesia di Jakarta (10/11/2014).

Pertumbuhan sektor konstruksi tahun depan diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan yaitu mencapai Rp 446,06 triliun atau tumbuh sebesar 14,26%. Untuk sektor Infrastructure secara khusus juga mengalami kenaikan sebesar 3% dari tahun 2014.

“Karena itu, pemerintah  memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan sebagai penunjang konektivitas, perumahan, irigasi dan pertanian, pertambangan, hingga energi. Hal ini dipicu juga adanya kebutuhan mendesak menyusul pertumbuhan populasi kelas menengah, yang akhirnya menjadikan pasar konstruksi Indonesia nomor 1 di lingkup ASEAN,” tutur Hediyanto, Senin (26/1).

Menurutnya, dengan tingginya kebutuhan sektor konstruksi maka akan mendorong alokasi belanja infrastruktur naik hingga dua kali lipat. “Tentunya, hal ini menuntut para kontraktor Indonesia berpartisipasi lebih aktif serta mampu bersaing dalam menghadapi persaingan pasar terbuka ASEAN yang dimulai akhir tahun ini,” katanya.

Tahun 2014 Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempunyai pagu anggaran Rp 74 triliun dengan 13.000 paket. Tahun 2015 apabila APBN-P disetujui, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memiliki anggaran Rp 118 triliun.

Sumber : Sinar Harapan

Proyek jembatan Tayan, terpanjang di Kalimantan

tayan1

 

 

Proyek jembatan terpanjang di Kalimantan, Jembatan Tayan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar) sepanjang 1,5 km merupakan penghubung antara Kalimantan Barat dengan Kalimantan Tengah. Konstruksi jembatan ini ditargetkan selesai pertengahan 2015 yang pengerjaannya dilakukan oleh  China Road and Bridge Corporation dengan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sebagai kontraktor utama.

Pemerintah mengalokasikan dana Rp 740 miliar untuk pembangunan jembatan yang menjadi penghubung antara Kalimantan Barat dengan Kalimantan Tengah. Dana tersebut diperoleh dari 90% pinjaman Tiongkok dan 10% APBN murni.

Saat ini, pemerintah juga tengah melakukan pengerjaan jalan akses Jembatan Tayan sepanjang 3,45 km dengan nilai kontrak Rp 134 miliar. Tujuannya untuk mempermudah masyarakat mengakses jembatan tersebut.

Jembatan ini mulai dibangun 19 September 2012. Jembatan yang memiliki panjang 1,5 km ini sempat ditargetkan beroperasi pada akhir 2014.

Jembatan ini akan membentang di atas Sungai Kapuas dengan panjang total 1.420 km dan terbagi atas 2 jembatan yakni jembatan pertama sepanjang 280 meter dengan lebar 11,5 meter, dan Jembatan kedua 1.140 meter dengan lebar 11,5 meter.

Total investasi untuk pembangunan jembatan ini mencapai Rp 907,716 miliar. Untuk pembangunan jembatannya sendiri Rp 740,030 miliar, sedangkan sisanya untuk pembebasan lahan dan pembangunan jalan akses menuju jembatan.

Ingin mengetahui info proyek lainnya yang lebih detail lagi??

Contact us;

Tira (0897 960 4545)

tira@bciasia.co.id

www.bciasia.com

Horeee!!! Taman Ria Senayan akan mulai dibangun lagi pada 15 Febuari 2015..

JAKARTA, KOMPAS.com - Taman Ria Senayan yang terbengkalai karena polemik kepemilikan akan dibangun kembali sebagai properti komersial bertemakan science playground. Surat pencabutan segel pun telah dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK-GBK), Novel Hasan, memastikan hal tersebut kepada Kompas.com di kantor PPK-GBK, Senayan pada Senin (26/1/2015). Novel menjelaskan, pembangunan di lokasi Taman Ria Senayan direncakan dimulai pada bulan Februari 2015.

Semoga proyek ini tidak akan ada konflik lagi kedepannya.

 

Lelang Proyek Renovasi Gedung Bank BJB Syariah Jakarta Rp3,3 Miliar

1. Nama Pekerjaan
Nama Pekerjaan : Proyek Renovasi Gedung Kantor PT. Bank Jabar Banten Syariah Cabang Jakarta

Pagu Anggaran : Rp. 3.373.470.000,- (Tiga milyar tiga ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus tujuh puluh ribu rupiah).

2. Prasyarat Peserta Prakualifikasi
Paket Pengadaan ini terbuka untuk penyedia barang/jasa yang memenuhi persyaratan sebagai berikut :

Memiliki Ijin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) Kegiatan Usaha Jasa Pelaksana Konstruksi dengan Kualifikasi Minimal M2 yang masih berlaku.
Penyedia Jasa Pelaksana Konstruksi yang memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) Bidang Arsitektur (2100) Sub-bidang (21005) Bangunan-bangunan non perumahan lainnya termasuk perawatannya, Sub-bidang (21103) Pekerjaan Interior termasuk perawatannya, Bidang Mekanikal (23000) Sub-bidang (23001) Instalasi pemanasan, ventilasi udara dan ac dalam ruangan termasuk perawatannya, Bidang Elektrikal (24000) Sub-bidang (24010) Instalasi listrik gedung dan pabrik, atau Bidang dan Sub Bidang sebagaimana tersebut diatas yang telah dikonversikan sesuai dengan ketentuan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Tata Cara Registrasi Konversi Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi.
Memiliki pengalaman dan kemampuan teknis dalam menyediakan paket yang diseleksikan.
Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang terlibat kasus hukum atau menjalani sanksi pidana serta tidak termasuk dalam daftar hitam baik di instansi pemerintah maupun swasta.
Memiliki NPWP dan PKP.
3. Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Prakualifikasi
Bagi para calon peserta Prakualifikasi yang memenuhi prasyarat butir 2 di atas dapat mendaftarkan diri dan mengambil dokumen Prakualifikasi pada :

Tanggal : 21 Januari s.d 23 Januari 2015

Pukul : 09.00 WIB – 16.00 WIB

Tempat : Panitia Pengadaan Barang/Jasa PT. Bank Jabar Banten Syariah

Jl. Braga No. 135 Bandung 40111

Pendaftar wajib membawa Surat Kuasa Direksi bila diwakilkan dan Fotocopy KTP Pemberi dan penerima kuasa.

4. Ketentuan dan Pedoman pada Pelelangan ini mengacu pada Prosedur Pengadaan Barang/Jasa yang berlaku dan ditetapkan di lingkungan PT. Bank Jabar Banten Syariah.

Demikian pengumuman ini kami beritahukan.

Bandung, 21 Januari 2015

Panitia Pengadaan Barang/Jasa

PT. Bank Jabar Banten Syariah

 

Source: www.bciasia.com & www.bisnis.com