Program Event BCI Asia dan FuturArc | May – June 2015

BCI Asia sebagai Penyedia Informasi Proyek Konstruksi Terbesar di Indonesia beserta Media FuturArc mengadakan beberapa Event yang sangat dinanti-nantikan oleh para pelaku proyek maupun para penyedia proyek sekaligus para Architecture, Developer, Kontraktor , dll.

Adapun Jadwal Event BCI Asia dan FuturArc tersebut akan dilaksanakan bulan May & June 2015 yaitu :

NO PROGRAM EVENT DATE VENUE CITY BOOTH
1 Interchange Session Denpasar 08 May 2015 Hotel Mercure Harvestland Denpasar Sponsor
2 Inagreentech 2015 20 – 22 May 2015 Jakarta International Expo (JIExpo) Jakarta FuturArc
3 BCI Asia Awards 26 May 2015 Fairmont Hotel Jakarta Sponsor
4 Indowater 2015 27 – 29 May 2015 Jakarta Convention Center Jakarta FA & PL
5 Indobuildtech 2015 03 – 07 June 2015 Jakarta Convention Center Jakarta FA & PL
6 Interchange Session Balikpapan 12 June 2015 TBA Balikpapan Sponsor

 

Segera Hadir dan Kunjungi Event kami, dan Dapatkan Informasi Proyek Konstruksi di Seluruh Indonesia :

  • Lebih dari 100000 Proyek yang di Publish per Tahun
  • Kontak Detail untuk pengambil keputusan utama untuk setiap proyek
  • 24/7 Customer Service siap membantu Anda

Untuk lebih detail mengenai Informasi Proyek Konstruksi di Indonesia 2015 segera Hubungi :

PT. BCI Asia Indonesia
Manggala Wanabakti Building 8th Floor Wing A#805
 Jl. Jend. Gatot Subroto
 Jakarta Pusat 10270

Telephone    : +62 21 5790 2930
Fax                 : +62 21 5790 2933 / 34
Email             :  jakarta@bciasia.com
Website         : www.bciasia.com

Stay connected with us on our social media:

Facebook        : BCI Asia Indonesia

Twitter            : @bciasia_jakarta

Mau Bangun “Green Building”? Contohlah Gedung Kementerian PUPR

Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor 02/PRT/M/2015 tentang Bangunan Gedung Hijau untuk mendukung aksi pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK).

Beberapa gedung di Jakarta dan Indonesia sudah menerapkan konsep yang dikembangkan sendiri-sendiri. Namun tentunya, penerapan ini tidak terlepas dari melihat pengalaman beberapa negara yang lebih dulu mengimplementasikan konsep gedung hijau.

Sementara itu, kompleks gedung PUPR sendiri sudah mendapat sertifikat dari Green Building Council Indonesia (GBCI), sebagai gedung hijau yang hemat energi. Hal ini adalah sebagai salah satu bentuk dari tanggung jawab kementerian.

Direktur Penataan Bangunan dan Lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya, Adjar Pradjudi menegaskan, yang dimaksud dengan bangunan gedung hijau bukan berarti bangunan berwarna hijau.

“Jadi yang saya sampaikan masalah konservasi energi bagaimana menghemat air, energinya, daur ulang air bersih yang ada itulah diatur di dalam permen ini. Tentunya kalau soal bangunan gedung hijau ini aturan mainnya secara teknis, bangunan gedung plus plus, plus’nya apa, tapi bukan warnanya hijau,” jelas Adjar.

Source: http://properti.kompas.com/read/2015/05/06/2117018/Mau.Bangun.Green.Building.Contohlah.Gedung.Kementerian.PUPR

 

 

Proyek-proyek Infrastructure mulai jalan

JAKARTA, KOMPAS — Berbagai proyek infrastruktur dipastikan akan mulai bergerak Mei ini. Sebab, proses lelang paket proyek infrastruktur sudah 80 persen. 

“Hingga saat ini, yang terserap baru 4 persen atau setara Rp 4,8 triliun. Itu untuk belanja rutin dan perbaikan rutin. Bulan Mei dan Juni ini, penyerapan anggaran pasti meningkat karena sebagian besar proyek sudah tanda tangan kontrak,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Taufik Widjoyono, Rabu (6/5), di Jakarta.

Total anggaran infrastruktur Kementerian PUPR yang dilelang sebanyak Rp 84 triliun. Dari jumlah itu, yang sudah masuk proses lelang lebih dari 75 persen dengan 50 persen sudah tanda tangan kontrak.

“Kalau sudah tanda tangan kontrak, uang muka sudah bisa diambil. Besarnya 15-20 persen dari nilai paket proyek,” ujar Taufik.

Menurut dia, proses lelang proyek akan selesai Mei sehingga pengerjaan konstruksi sudah 100 persen berjalan pada Juni mendatang. Meski waktu tinggal tujuh bulan, dia optimistis proyek akan tercapai sesuai target.

Source: http://print.kompas.com/baca/2015/05/06/Mei%2c-Berbagai-Proyek-Infrastruktur-Mulai-Bergerak

Ingin mengetahui detail proyek dan kontak person untuk masing-masing proyek diatas??

Kami akan bantu, hubungi kami di 021 5790 2930 atau email di jakarta@bciasia.co.id

 

Bali Bakal Punya Tol Baru 156 Km, Ini Rutenya

Jakarta -Perusahaan konstruksi BUMN PT Waskita Karya menggagas pembangunan proyek tol baru di Pulau Dewata, Bali sepanjang 156,7 Km. Jalan tol yang akan dibangun terdiri dari empat peket proyek meliputi Kuta-Canggu-Tanah Lot-Soka, Soka-Pekutatan, Pekutatan-Gilimanuk, dan Pekutatan-Lovina.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Operasional I Desi Arryani usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Kantor Pusat Waskita Karya, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Jalan tol ini, sambung dia, akan menjadi akses utama penunjang bandara baru yang akan didirikan di Balu Utara. Saat ini memang di Bali sudah ada tol di atas laut bernama Bali Mandara sepanjang 12 Km.

“Tol baru baru inisiasi (gagasan) Waskita sebagai pemrakarsa, kami usulkan dari Kuta-Canggu-Tanah Lot-Soka, mendekati bandara baru di Bali Utara,” ujarnya dalam kesempatan tersebut.

Jalan tol tersebut akan memiliki panjang kurang lebih 156,7 Km dari sisi selatan, barat hingga utara Pulau Bali.

“Kuta-Canggu-Tanah Lot-Soka sepanjang 28 km, Soka-Pekutatan 25,1 km, Pekutatan-Gilimanuk sepanjang 54,4 km, dan Pekutatan-Lovina 46,7 km,” katanya.

Dari perencanaan awal, pembangunan tol ini diperkirakan akan menelan dana hingga Rp 34,379 triliun. “Sekitar Rp 35 triliun. Itu dari hasil para studi kelayakan. Sudah dipertimbangkan potensi perkembangan wilayah, tingkat kepadatan lalu lintas, aspek lingkungan dan lainnya,” katanya.

Saat ini prakarsa tersebut telah disampaikan ke pihak Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk ditindaklanjuti.

Ia yakin usulan ini akan mendapat respons positif dari pemerintah untuk mendapat hak menggarap jalan tol yang telah diprakarsai Waskita Karya. Namun, hal tersebut masih harus menunggu penetapan dai BPJT Kementerian PUPR.

“Masih menunggu izin PUPR,” katanya.

Source: http://finance.detik.com/read/2015/04/24/142655/2897328/4/bali-bakal-punya-tol-baru-156-km-ini-rutenya

1 2 3 12

Copyright 2015 BCI Asia Indonesia © All Rights Reserved .